Kontras

Hmm.

Pernahkah kalian memikirkan tentang ‘posisi’ negara kalian di dunia yang luas ini? Posisi yang dimaksud disini lebih kepada bagaimana negara lain melihat dan membandingkan negara kalian dengan negara mereka sendiri.

Indonesia.

Pada suatu hari, di siang yang cukup mendung, saya datang ke suatu coffee shop di daerah Karawaci. Saya duduk di kursi yang terletak di ujung ruangan membelakangi kaca yang sekaligus menjadi dinding. Disana banyak sekali orang asing yang sedang menikmati makanan dan minuman di coffee shop ini. Kira-kira sepertiga dari mereka ada di ruangan kafe saat itu.

Tempat ini bukanlah tempat yang murah untuk menikmati segelas kopi menurut saya. Untuk 1 gelas kopi bisa memakan uang kira-kira 20-60 ribu Rupiah. Namun, bagi mereka hal ini adalah harga yang cukup wajar dan mungkin relatif murah untuk segelas kopi. Mengapa saya bisa berkata seperti itu? Dilihat dari apa yang mereka pesan, mereka selalu memesan minuman sekaligus makanan. Biasanya kebanyakan orang Indonesia disini hanya memesan minuman saja atau makanan saja. Hal ini disebabkan karena membeli satu produk saja sudah cukup mahal, apalagi jika membeli keduanya. Ditambah lagi mereka melakukan hal ini setiap hari.

Satu hal yang tidak hilang dalam pikiran saya adalah “Enak banget jadi mereka”. Got it? Mereka memiliki penghasilan yang jika diconvert ke rupiah jadi banyak banget. Gaji minimal di Amerika untuk sekarang ini (update 22 Februari 2016) adalah US$ 15.080 setahun. Berarti sebulan US$ 1,256 atau Rp 16.880.640,-. Sedangkan gaji minimal di Indonesia, tepatnya di DKI Jakarta adalah Rp 3.100.000,- (hasil sidang dewan pengupahan DKI Jakarta, 29/10/2015). Dari situ saja sudah sangat berbeda.

Orang Indonesia memiliki Rp 3.100.00,- untuk dipakai selama satu bulan, sedangkan orang Amerika memliki uang Rp 16.880.640 untuk satu bulan. Bayangkan apa saja yang bisa mereka, orang Amerika, beli jika mereka habiskan di Indonesia. Bagi orang Indonesia, gaji sebesar orang Amerika itu bisa mereka pakai di Indonesia selama 5 bulan. Sangat kontras, bukan?

Hal inilah yang menjadi pemikiran dan pergumulan saya. Bagi orang Indonesia, hal tersebut hanya sebatas ketidakadilan. Namun, bagi orang Amerika, hal tersebut merupakan keuntungan besar-besaran. Mengetahui hal ini, saya merasa sangat tertarik untuk bisa mendapat kesempatan bekerja di luar negri. Mungkin tidak harus di Amerika yang memiliki perbedaan waktu 12 jam dengan Indonesia, dimana hal itu sangat menjadi bahan pertimbahan bagi saya yang memiliki cemewew di Indonesia. Beberapa pilihan yang ada seperti Singapura, Malaysia, dan Australia. Berharap setelah lulus kuliah nanti (antara 2017-2018), saya bisa mendapat pekerjaan di salah satu dari 3 negara tersebut.

So, this is my dream. What’s yours?  Tell it in the comment. I want to know it from you guys. God bless.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s